GoBlog-Mie Hijau

Nama juga orang iseng…. dengan sukses nya saya menghilangkan atau mendelete Tulisan saya mengenai mie hijau ini (maaf pak eko eshape bukan disembunyi kan tp pindah ke “tong sampah” maklum semalaman gak tidur keracunan blog hehehe) (http://ekonomi.kompasiana.com/wirausaha/2011/02/28/blogpreneur-awas-virus-tda/)

Di Jogjakarta ini sudah marak sekali mie yang tidak lagi berwarna kuning, ada yang orange (kemerahan) dan yang paling sering adalah Hijau, mie ini biasanya dibuat dari sayuran (wortel, bayam, sawi dll).

Begitu jam makan siang saat saya sedang mengikuti belajar bersama dengan Pak eko eshape, peserta mendapat bonus makan siang dengan mie yang sering di sebut Mie Sehati, jujur awalnya saya sedikit kecewa karena  perut saya ini Indonesia sekali, kalo makan ya harus ada nasi hehehe…. dan ke-2 saya tidak terlalu menyukai mie ayam.

Begitu saya buka… jreeng…jreeng warna mienya berwarna hijau tua (menarik sekali). jumlahnya tidak terlalu banyak  sehingga secara “mata” tidak terlalu menumpuk, seperti mie ayam biasanya. Mulai lah saya mencampurkan sambel, kecap, dan kuahnya (sedikit) dan baksonya. ketika saya mengaduk mie tidak menempel satu dengan yang lain, tidak terlalu berminyak. kesimpulan secara “mata” memang menarik

Ketika saya mulai memakan…. wah saya mendapat kejutan lagi ternyata mie kenyal, rasanya gurih, dan baksonya juga cukup kenyal, ayamnya tidak terlalu manis. dan ternyata pas diperut saya ini hehehe…. kenyang, gurih dan kesimpulan secara “lidah n perut” memang mantaps bagi saya yang bukan penggemar mie.

Saya kembali merenung….. saya pernah membaca dan mendengar atau bahkan melihat pernyataan para produsen mie “paten” saat gaung penggunaan pengawet diributkan. Mereka menyatakan bahwa berdasarkan survey bagi orang Indonesia ya namanya mie itu ya berwarna kuning, sehingga mereka ngotot tetap menggunakan pewarna kuning (tartrazin) karena mereka mengikuti selera pasar.

Saya merasa salut buat para inovator mie hijau atau mie vegan ini. Mereka berani membuat terobosan, yang sehat dan tentu saja tetap menyenangkan, mie tidak harus kuning, mie bisa tetap “Nendang Nyoss” tanpa pengawet dan perwarna buatan. Indonesia bisa lebih sehat  jika kita mulai membuat perubahan dari diri kita sendiri… kita bisa memilih untuk lebih sehat…. Yuks mari memilih untuk lebih sehat!

INDONESIA BISA BERUBAH KALO KITA MAU MEMULAI PERUBAHAN DARI DIRI KITA SENDIRI.

Renungan saya terhenti karena pak eko eshape kembali meneruskan materi pelajaran membuat blog ini. Saya juga sempat bertanya mengenai KDA, semangat berbagi mereka membuat rasa minder saya (iseng banget neh rasa muncul) karena saya belum punya usaha maupun buku yang menunjukkan eksistensi saya di Dunia ini, menjadi rasa tertarik dan termotivasi.

Iseng-iseng dan merenung adalah bagian dalam Hidup saya.  Blog adalah langkah saya untuk memulai membiasakan saya menulis….. silahkan iseng-iseng berkomentar yang cerdas…. kalo ngak ya silahkan meneruskan merenung sampe bosan juga gak apa-apa. \^_^/

 

5 thoughts on “GoBlog-Mie Hijau

    • Alhamd… Terimakasih pak, sy merasa tersanjung neh… Sudah lama neh blog terlupakan, kalo pak eko saja masih mampir ke blog saya masak sy yg punya malah lupa, jd termotivasi kembali buat coret2…

      Sukses juga buat mie sehatinya pak

      Salam sehati ¥^_^/

  1. Yes…
    Coba baca lagi tulisannya, pasti ada sesuatu yang tidak dipunyai oleh orang lain.

    Mungkin belum terlalu terlihat, tetapi kalau terus dilatih dengan tidak bosan menulis, maka biarlah merenungnya yang bosan tapi menulis jalan terus.

    Salam sehati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s